Sejarah Pengembangan

SMKN 1 Bakam merupakan salah satu Lembaga Pendidikan Menengah Kejuruan di Jawa Barat yang menyelenggarakan Program Pendidikan Kejuruan dengan Pola Pendidikan 4 Tahun. Pembangunan fisiknya dimulai sejak tahun 1969, di atas tanah seluas 3,4 Ha. Dan penerimaan siswa baru dilaksanakan pada tahun 1974.
SMK Negeri 1 Bakam berasal dari “STM Negeri Pembangunan Bangka”, yang diresmikan pada tanggal 24 Maret 1977.
Melalui SK Mendikbud Nomor : 036/O/97 Tahun 1997 namanya menjadi SMK Negeri 1 Bakam-Bangka, di bawah otoritas Kabupaten Bangka. Pada Tahun 2002 menjadi SMK Negeri 1 Kota Bakam, di bawah otoritas Kota Bakam.
Pada Tahun 2000 : ditunjuk untuk mengembangkan program Teknologi Informatika ( TIK ) ( kerjasama Dikmenjur – ITB – APJI ).
Pada Tahun 2003 s/d 2006 : dikembangkan menjadi SMK Besar dengan membuka Program Keahlian baru yang diantaranya : Tahun 2003 membuka TKJ dan RPL, dan Tahun 2004 membuka Teknik Produksi & Penyiaran Program Pertelevisian dan tahun 2005-2006 Penambahan Rombel pada Kompetensi Keahlian lainnya.
Pada Tahun 2007 s/d 2008 dikembangkan sebagai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional ( RSBI ). Pada Tahun 2009 s/d 2012 ditunjuk sebagai SMK SBI ADB INVEST ( Indonesia Vocational strengthening ).

Sejarah Singkat

SMK Negeri 1 Bakam (STM Pembangunan Bangka) merupakan salah satu Lembaga Pendidikan Menengah Kejuruan di Kota Bakam, Jawa Barat yang menyelenggarakan Program Pendidikan Kejuruan 4 Tahun, dan merupakan salah satu SMK dari 8 (delapan) SMK Negeri di Indonesia yang memiliki program 4 (empat) Tahun, yang pembangunan fisiknya dimulai sejak tahun 1969, di atas tanah seluas 3,4 Ha, dan telah menerima siswa sejak tahun 1974 dengan nama STM Negeri Pembangunan Bangka, yang diresmikan pada tanggal 24 Maret 1977.

Perkembangan SMK Negeri 1 Bakam dari sejak berdiri sampai dengan tahun 1995/1996 bernama STM Pembangunan Bangka, sedangkan nama SMK Negeri 1 Bakam – Bangka berlaku sejak tahun pelajaran 1996/1997 dengan berdasarkan SK Mendikbud No. 036/O/97.

Sejalan dengan otonomi daerah, dengan berpisahnya Kota Bakam dengan Kab. Bangka, maka pada tahun pelajaran 2001/2002 STM Pembangunan Bangka yang setelahnya bernama SMK Negeri 1 Bakam – Bangka berubah nama menjadi SMK Negeri 1 Kota Bakam.

  1. Siswa : Nilai masuk siswa yang cukup tinggi merupakan potensi yang lebih mudah dalam mengembangan karena kemampuan yang dimiliki siswa dapat dengan mudah digunakan dalam penyerapan pengetahuan dan keterampilan yang harus mereka terima di sekolah.
  2. Program Keahlian : Program Keahlian yang ada di SMK Negeri 1 Bakam ini hampir semuanya merupakan satu-satunya program keahlian yang ada di Indonesia, kecuali untuk program ICT ada untuk yang 3 tahun tapi untuk yang 4 tahun di sekolah ini merupakan satu-satunya. Semua program keahlian perintisnya dari SMK Negeri 1 Bakam. Hal ini merupakan suatu potensi unggulan karena dengan mudah siswa yang lulus terserap oleh industri hal ini telah berlangsung sejak berdirinya STM Pembangunan Bangka yang sekarang menjadi SMK Negeri 1 Bakam.
  1. Kegiatan Pelatihan : Adanya berbagai kegiatan pelatihan dari luar yang sering dilakukan di sekolah ini memudahkan sekolah berhubungan dengan dunia usaha dan dunia industri juga dalam mengadopsi kemajuan teknologi yang saat ini berkembang dengan pesat.
  2. English Testing Centre : Sebagai pusat pelaksanaan Test TOEIC (Test Of English for International Communication) SMK Negeri 1 Bakam merupakan pusat dalam kegiatan pembelajaran Bahasa Inggris untuk daerah Bangka dan Bakam.
    Kegiatan Ekstra Kurikuler : Berbagai jenis kegiatan ekstra kurikuler yang dilaksanakan disekolah ini telah menghasilkan beberapa prestasi baik ditingkat regional maupun di Tingkat nasional.
  3. Sertifikasi : Adanya program sertifikasi untuk Teknik Informatika (Diploma 1 Teknik Komputer Jaringan) kerjasama dengan SEAMOLEC-ITB dan Diploma 1 Teknik Mekatronika kerjasama dengan POLMAN Bangka (Program Seamless Education – Pendidikan Vokasi Berkelanjutan) juga merupakan suatu unggulan bagi SMKN 1 Bakam.

Secara geografis SMK Negeri 1 Bakam terletak di kawasan Industri, yang dapat dijangkau dari berbagai sudut kota Bakam, baik dari atau ke Kota Bangka, Kabupaten Bangka dan Jakarta dengan mudah, serta dapat dengan mudah diakses oleh industri-industri yang berada di kawasan industri di Jalur Pantura Provinsi Jawa Barat. Sehingga akses yang dapat dilakukan untuk kepentingan akademik baik pembelajaran di sekolah maupun di luar sekolah (Dunia Usaha / Dunia Industri ) dapat dilakukan dengan baik.