PRAKTIK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)

Pendidikan kejuruan bertujuan menyiapkan siswa untuk memasuki lapangan kerja serta mengembangkan sikap professional, menyiapkan siswa agar mampu memiliki karir, mampu berkopetensi dan mampu mengembangkan diri, menyiapkan tenaga kerja tingkat menengah untuk mengisi kebutuhan dunia usaha dan industri pada saat ini maupun masa yang akan datang, dan menyiapkan tamatannya agar menjadi warga negara yang produktif, adaptif dan kreatif.

Upaya untuk menjamin bahwa angkatan kerja pada masa mendatang adalah angkatan kerja yang lebih bermutu dibandingkan dengan angkatan yang ada pada saat ini, salah satunya melalui pengenalan dan penerapan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) pada sekolah menengah kejuruan (SMK). Adapun putusan Menteri mengenai Praktik Kerja Industri (Prakerin) adalah  sebagai berikut : Tercantum pada UU No. 2 Tahun 1989 tentang Pendidikan Nasional yaitu untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan/atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang. Peraturan No. 29 Tahun 1990 tentang Pendidikan Menengah yang bertujuan meningkatkan kemampuan peserta didik sebagai anggota masyarakat dalam mengadakan hubungan timbal balik dengan lingkungan sosial, budaya, alam sekitar, dan meningkatkan pengetahuan peserta didik untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi dan untuk mengembangkan diri sejalan dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) serta kebudayaan. Peraturan Pemerintah No. 39 Tahun 1992 tentang peran serta masyarakat dalam pendidikan Nasional, serta Keputusan Menteri No. 0490/1993 tentang Kurikulum SMK yang berisi bahwa “Dalam melaksanakan pendidikan dilaksanakan melalui dua jalur yaitu Pendidikan didalam sekolah dan Pendididkan diluar sekolah”.

Penyelengaraan kurikulum dengan pola sistem ganda adalah pendidikan yang dilaksanakan disekolah dan di dunia usaha atau dunia industri (DUDI) sebagai perwujudan keterlibatan masyarakat meningkatkan mutu pendidikan. Pelaksanaan pendidikan di dunia usaha atau dunia indusri dapat berupa Praktik Kerja Industri (Prakerin).

Praktik Kerja Industri (Prakerin) adalah suatu bentuk penyelenggaran dari sekolah yang memadukan secara sistematik dan sinkron antara program pendidikan di sekolah dan program pengusaha yang diperoleh melalui kegiatan bekerja langsung di dunia kerja untuk mencapai suatu tingkat keahlian profesional. Dimana keahlian profesional tersebut hanya dapat dibentuk melalui tiga unsur utama yaitu ilmu pengetahuan, teknik dan kiat. Ilmu pengetahuan dan teknik dapat dipelajari dimana saja. Sedangkan kiat tidak dapat diajarkan tetapi dapat dikuasai melalui proses  mengerjakan langsung pekerjaan pada bidang profesi itu sendiri. Praktik Kerja Industri (Prakerin) dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang profesional dibidangnya. Melalui Praktik Kerja Industri (Prakerin) diharapkan dapat menciptakan tenaga kerja yang profesional tersebut. Diharapkan para siswa yang telah melaksanakan Praktik Kerja Industri (Prakerin) dapat menerapkan ilmu yang didapat dan dapat mempelajari dunia industri. Dengan begitu para siswa dapat langsung terjun ke dunia industri karena telah mengenal situasi atau keadaan dunia kerja.

Selain itu Prakerin juga merupakan salah satu syarat untuk bisa mengikuti Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) SMK Negeri 1 Bakam yang biasanya dilaksanakan dikelas XII.
Ada beberapa tempat yang telah menjalinkan kerjasama untuk menempatkan siswa Praktik Kerja Industri (Prakerin) baik itu di instansi pemerintah maupun perusahaan swasta, atau pun ditempat yang sesuau dengan kompetensi keahlian yang ada di SMK Negeri 1 Bakam.